Selasa, 19 Juli 2011

Kiat Sukses Perusahaan Tambang di Indonesia

NUSA DUA. Peningkatan produksi menjadi salah satu parameter keberhasilan perusahaan pertambangan di Indonesia. Pimpinan PT Adaro Energy, Bumi Resources, dan PT Berau membagi kiat sukses mereka dalam sesi kedua Coaltrans Asia ke-16 yang berlangsung di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali (31/5).

Direktur Utama PT Adaro Energy, Boy Thohir, mengakui bahwa keberhasilan Adaro menjadi perusahaan batubara kedua terbesar di Indonesia tidak lepas dari terwujudnya hubungan kemitraan yang baik dengan masyarakat lokal. “Sejak awal harus dibangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar,” ujar Boy Thohir, saat membawakan presentasinya, “Adaro’s Key Success Factors to Achieve Continual Production Growth”.

Menurut Boy Thohir, terbengkalainya proyek pertambangan beberapa di antaranya disebabkan karena perusahaan tidak menyertakan masyarakat dalam kegiatannya sejak awal, sehingga respek masyarakat terhadap perusahaan juga kurang. “Beberapa perusahaan bahkan hanya terhubung dengan masyarakat sekitar melalui program CSR dan Community Development,” lanjutnya.

Pada 2005 lalu, sebagai produsen batubara, Adaro masih dipandang sebelah mata. Kini, Adaro telah bertransformasi menjadi perusahaan batubara kedua terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai 42,5 juta ton per tahun.

Adaro Energy awalnya didirikan pada tahun 2004 dengan nama PT Padang Karunia. Pada 18 April 2008 Padang Karunia berubah nama menjadi PT Adaro Energy Tbk dalam persiapan untuk menjadi perusahaan publik. (KO)

Sumber :
http://www.esdm.go.id/berita/batubara/44-batubara/3444-kiat-sukses-perusahaan-tambang-di-indonesia.html

Tidak ada komentar: